#smkfmuhcrb

ADA WIRAUSAHA MUDA DI SMK FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON? SMK Farmasi Muhammadiyah Cirebon

ADA WIRAUSAHA MUDA DI SMK FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON?

Berwirausaha merupakan salah satu dari 10 pintu rizki yang dapat dilakukan oleh siapapun dan kapanpun. Bahkan ilmunya dapat ditanamkan sejak dini kepada anak anak. Sejalan dengan tujuan SMK setelah lulus peserta didik harus dapat bekerja, melanjutkan dan berwirausaha, maka selain ilmu akademik, juga diberikan bekal untuk menjadi seorang wirausaha. SMK Farmasi Muhammadiyah Cirebon untuk mencapai […]

ADA WIRAUSAHA MUDA DI SMK FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON? Read More »

natasha-glowing-generation

Natasha Glowing Generation (Edutalk)

Memberikan wawasan selain dari mata pelajaran yang diajarkan di sekolah merupakan salah satu hal yang dapat dilakukan setiap sekolah untuk setiap peserta didiknya. Tujuannya adalah memberikan materi dalam bentuk yang berbeda, lebih bervariasi dan mungkin suasana interaktif yang nantinya dapat kembali merefresh otak serta membangun kembali semangat belajar. Kuliah Tamu di SMK Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Natasha Glowing Generation (Edutalk) Read More »

sidang-parktek-kerja-lapangan

Sidang Praktek Kerja Lapangan (PKL)

Evaluasi diperlukan dalam setiap kegiatan yang dilakukan. Tujuannya adalah untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan suatu kegiatan yang telah dilaksanakan. Akan ada kritik dan saran yang sekiranya dapat membantu dalam memperbaiki kegiatan untuk periode selanjutnya. Hampir genap 1 bulan sudah peserta didik kelas XII SMK Farmasi Muhammadiyah Cirebon melaksanakan kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL). Mereka tersebar

Sidang Praktek Kerja Lapangan (PKL) Read More »

pembiasaan-gerakan-literasi

Pembiasaan Gerakan Literasi

Berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA) yang di rilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019, Indonesia menempati peringkat ke 62 dari 70 negara, atau merupakan 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah. Sementara itu, UNESCO menyebutkan minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001 persen. Artinya dari 1.000 orang

Pembiasaan Gerakan Literasi Read More »