Berwirausaha merupakan salah satu dari 10 pintu rizki yang dapat dilakukan oleh siapapun dan kapanpun. Bahkan ilmunya dapat ditanamkan sejak dini kepada anak anak.
Sejalan dengan tujuan SMK setelah lulus peserta didik harus dapat bekerja, melanjutkan dan berwirausaha, maka selain ilmu akademik, juga diberikan bekal untuk menjadi seorang wirausaha.
SMK Farmasi Muhammadiyah Cirebon untuk mencapai salah satu misinya dalam membentuk karakter berwirausaha, pada tahun 2022 mendapatkan bantuan dari Direktorat Jendral Pusat untuk SMK yang mengembangkan Produk Kreatif dan Kewirausahaan.
Dalam bantuan tersebut, sasarannya adalah peserta didik yang tergabung dalam kelompok wirausaha. Kelompok wirausaha yang telah terbentuk ada 5 kelompok.
Mereka mengajukan proposal ide bisnis dan akan dipinjamkan sejumlah modal untuk usahanya. Dalam perjanjiannya, modal bergulir harus dikembalikan dalam kurun waktu minimal 1 tahun sejak surat perjanjian berlaku.
Kelompok wirausaha yang diberikan pinjaman modal, tidak dikenakan bunga atas pinjamannya dan dapat melunasi pinjaman baik secara mencicil maupun langsung di akhir perjanjian.
Program bantuan ini juga digunakan untuk mengembangkan Business Center yang telah ada di sekolah. Harapannya dapat menambah kesejahteraan seluruh warga sekolah.
Selain diberikan pinjaman modal, kelompok wirausaha juga diberikan bekal materi dan kunjungan langsung atau bencmarking ke pelaku usaha sekaligus sharing berkaitan dengan wirausaha.
Beberapa produk yang dibuat dan dikembangkan diantaranya adalah berupa digital kreatif dan makanan serta minuman seperti Korean Street Food, repacking jajanan, minuman yogurt, salad buah, roti isi buah dan lain-lain.
Harapannya adalah kelompok wirausaha tetap terus berjalan, menularkan semangat wirausahanya kepada teman sebaya dan tentunya dapat menjadi langkah awal dalam menjalankan bisnisnya.






