Penyelarasan visi, misi, dan tujuan (VMT) SMK Farmasi Muhammadiyah Cirebon dilaksanakan sebagai bentuk respon terhadap dinamika perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan dunia kerja dan dunia industri yang terus berubah. Proses ini merupakan langkah strategis sekolah untuk memastikan bahwa seluruh arah kebijakan, program, dan kegiatan pembelajaran sejalan dengan cita-cita pendidikan abad ke-21, sekaligus selaras dengan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai karakter utama sekolah.
Penyusunan visi, misi, dan tujuan dilakukan melalui tahapan analisis kondisi sekolah, evaluasi VMTS lama, serta pelibatan berbagai pihak seperti kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, alumni, orangtua murid dan mitra industri. Berdasarkan hasil evaluasi internal, ditemukan bahwa meskipun VMTS sebelumnya telah mencerminkan semangat pembentukan karakter dan kompetensi peserta didik, namun implementasinya dalam praktik pembelajaran masih dapat ditingkatkan agar lebih kontekstual dan relevan.
Perubahan visi sekolah dari “Terwujudnya SMK Farmasi Muhammadiyah Cirebon sebagai sekolah yang islami, unggul dan berprestasi dengan mengembangkan jiwa entrepreneurship berbasis teknologi pada tahun 2030” menjadi “Menghasilkan lulusan SMK Farmasi Muhammadiyah Cirebon yang Islami, kompeten dan inovatif dalam wirausaha berbasis teknologi untuk berkontribusi di bidang kesehatan pada tahun 2030” merupakan bentuk penajaman arah strategis sekolah. Fokus tidak lagi hanya pada pencitraan sekolah, tetapi lebih kepada output nyata berupa lulusan yang berdaya saing tinggi, berakhlak Islami, serta siap berkontribusi di bidang kesehatan.
Misi dan tujuan sekolah juga diperbarui dengan menekankan integrasi nilai-nilai Al-Islam dalam pembelajaran, penguatan kompetensi digital, pengembangan jiwa wirausaha, peningkatan profesionalisme pendidik, serta penciptaan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kolaboratif. Selain itu, program pembiasaan religius seperti kegiatan bimbingan baca Alquran (BBQ), tahfidz, tadarus pagi, dan sholat berjamaah menjadi landasan penting dalam membentuk karakter peserta didik.
Proses penyelarasan VMTS ini juga mempertimbangkan data tracer study lulusan beberapa tahun terakhir yang menunjukkan tren peningkatan jumlah lulusan yang melanjutkan studi dan bekerja. Data tersebut menjadi dasar dalam merumuskan tujuan sekolah yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja dan dunia perguruan tinggi.
Dengan penyelarasan ini, SMK Farmasi Muhammadiyah Cirebon berkomitmen menjadikan visi, misi, dan tujuan sebagai pedoman hidup sekolah. VMTS tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi benar-benar menjadi ruh yang menggerakkan seluruh kebijakan, budaya kerja, dan proses pembelajaran. Diharapkan penyelarasan ini mampu mencetak lulusan yang unggul secara akademik, kuat secara karakter, serta siap menjadi kader persyarikatan dan masyarakat yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.






